Translate

Rabu, 11 Maret 2015

Cara Kerja Kamera

Kamera merupakan perangkat yang sangat familiar dalam kehidupan sehari-hari. Alat ini berfungsi untuk merekam objek menjadi gambar yang menyerupai bentuk aslinya.

Secara prinsip, cara kerja kamera mirip dengan sistem penglihatan pada mata manusia. Pada kamera konvensional, bayangan objek jatuh pada film, yaitu lapisan peka cahaya yang umumnya terbuat dari bahan seluloid. Ketika cahaya dari suatu benda dengan intensitas tertentu mengenai film, bayangan akan terekam pada permukaannya. Peran film ini serupa dengan retina pada mata yang berfungsi menangkap bayangan.

Sebuah kamera memiliki tiga komponen utama, yaitu:

  • Lensa cembung, yang berfungsi membentuk bayangan objek.
  • Diafragma, yang mengatur jumlah cahaya yang masuk ke dalam kamera.
  • Film (pelat sensitif), yang berfungsi menangkap bayangan yang dibentuk oleh lensa. Film dibuat dari bahan kimia yang sensitif terhadap cahaya sehingga dapat mengalami perubahan ketika terkena cahaya.

Ketiga komponen tersebut memiliki kemiripan dengan bagian-bagian pada mata, yaitu:

  • Lensa cembung ↔ lensa mata
  • Diafragma ↔ iris
  • Film ↔ retina

Proses Kerja Kamera

  1. Secara umum, proses kerja kamera berlangsung sebagai berikut:
  2. Objek yang akan difoto berada di depan lensa.
  3. Saat diafragma terbuka, cahaya dari objek masuk melalui celah diafragma menuju lensa.
  4. Lensa kemudian membentuk bayangan objek.
  5. Agar bayangan jatuh tepat pada film dan tampak jelas, posisi lensa perlu disesuaikan dengan cara digeser mendekati atau menjauhi film. Proses ini mirip dengan akomodasi pada mata saat menyesuaikan fokus penglihatan.

Kamera Digital

Perkembangan teknologi menghadirkan kamera digital yang bekerja tanpa menggunakan film. Pada kamera jenis ini, bayangan tidak lagi ditangkap oleh lapisan film, melainkan oleh sensor elektronik yang peka terhadap cahaya. Sebagai pengganti jendela bidik tradisional, kamera digital dilengkapi layar LCD di bagian belakang yang berfungsi untuk melihat objek yang akan difoto sekaligus meninjau hasil gambar. Untuk penyimpanan, kamera digital menggunakan memori internal maupun kartu memori eksternal (memory card).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar