Translate

Sabtu, 12 Mei 2018

Unsur-Unsur Negara

Unsur-unsur yang membentuk sebuah negara, yakni rakyat, wilayah negara, pemerintah yang berdaulat, dan pengakuan dari negara lain. Berikut penjelasannya.

1. Rakyat

Rakyat adalah semua orang yang berada di wilayah suatu negara. Rakyat yang biasa dinyatakan pada undang-undang pada hakikatnya adalah warga negara. Rakyat dalam suatu negara meliputi penduduk dan bukan penduduk atau orang asing. Penduduk terdiri atas warga negara dan bukan warga negara. Warga negara ada dua yaitu warga negara asing atau warga negara keturunan atau warga negara yang ditetapkan oleh undang-undang.

Penduduk adalah setiap orang yang mempunyai tempat tinggal tetap di suatu negara. Dengan demikian penduduk terdiri atas warga negara (secara mayoritas) atau bukan warga negara (minoritas). Warga negara adalah setiap orang yang terikat dengan peraturan negara dan penduduk terikat karena tempat tinggal.

2. Wilayah Negara

Wilayah atau daerah sangat diperlukan bagi berdirinya suatu negara, yaitu sebagai tempat menetap rakyatnya dan tempat menyelenggarakan pemerintahan. Suatu kelompok yang memiliki pemerintahan tidak dapat dikatakan negara apabila tidak memiliki tempat menetap. Dalam wilayah itu dibangun berbagai organisasi pemerintahan sebagai upaya untuk mempertahankan kedaulatan dan meneruskan kehidupan negara serta menyejahterakan rakyat.

Wilayah negara terdiri atas daratan, perairan, udara dan wilayah ekstra teritorial. Batas ketiga wilayah tersebut dapat ditentukan secara alam, geografi, buatan, perjanjian dan lain-lain. Batas alam seperti sungai dan pegunungan. Batas geografi seperti garis lintang dan garis bujur, batas buatan seperti pagar dan tembok (contoh tembok berlin) sedangkan perjanjian misalnya konvensi dan traktat.

3. Pemerintah yang Berdaulat

Kedaulatan sangat diperlukan bagi sebuah negara. Tanpa kedaulatan sebuah negara tidak akan berdiri tegak. Tanpa kedaulatan sebuah negara tidak memiliki kekuasaan untuk mengatur rakyatnya sendiri, terlebih mempertahankan diri dari negara lain. Oleh karena itu, kedaulatan sangat penting  untuk berdirinya suatu negara.

Istilah kedaulatan merupakan terjemahan dari sovereignty (Inggris), souveranete (Prancis), sovranus (Italia) yang semuanya diturunkan dari kata supremus (bahasa Latin) yang berarti tertinggi. Kedaulatan berarti kekuasaan tertinggi, tidak di bawah kekuasaan lain.

4. Pengakuan dari Negara Lain

Pengakuan dari negara lain diperlukan oleh suatu negara sebagai pernyataan dalam hubungan internasional. Negara yang baru berdiri atau merdeka memerlukan pengakuan dari negara lain. Pengakuan ini diperlukan untuk mencegah terjadinya ancaman dari dalam (kudeta) atau campur tangan negara lain. Selain itu, pengakuan dari negara lain diperlukan untuk menjalin hubungan dengan negara lain baik bilateral maupun multilateral  terutama dalam bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan. Dengan adanya pengakuan dari negara lain suatu negara juga dapat menempatkan perwakilannya sebagai pengutusan tetap di lembaga-lembaga internasional dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia.

Minggu, 19 Maret 2017

Teks Eksemplum: Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur Teks, Contoh Teks, dan Latihan Soal

Pengertian Teks Eksemplum

Teks eksemplum merupakan jenis teks yang berisi insiden yang menurut partisipannya tidak perlu terjadi. Dengan kata lain, teks eksemplum berbentuk naratif berisi pengalaman/kejadian yang tidak diinginkan oleh tokoh dalam cerita.

Ciri-Ciri Teks Eksemplum

  • Bernuansa naratif
  • Isi teks umumnya bercerita mengenai pengalaman pribadi
  • Isi teks bercerita tentang suatu insiden yang tak diharapkan atau tak diinginkan oleh tokoh
  • Memuat amanat. Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan oleh penulis melalui karya tulisnya kepada para pembaca. Sebagai contoh, terdapat perubahan perilaku tokoh untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama berdasarkan cerita.
  • Menunjukan urutan peristiwa yang jelas
  • Banyak menggunakan kalimat kompleks, kata kerja, kata rujukan dan konjungsi

Struktur Teks Eksemplum

Beberapa sumber menjabarkan struktur teks eksemplum sebagai berikut.

  1. Abstrak yaitu bagian awal atau pengantar yang memberikan gambaran ringkas mengenai inti peristiwa yang akan diceritakan
  2. Orientasi yaitu bagian yang berisi pengenalan tokoh, wataknya, latar cerita (tempat, waktu, dan suasana), dsb.
  3. Peristiwa yaitu bagian berisi kejadian/peristiwa yang dihadapi oleh pelaku atau tokoh dalam cerita.
  4. Interpretasi yaitu bagian yang berisi evaluasi atau akibat dari peristiwa yang dialami tokoh dalam cerita.
  5. Koda yaitu bagian penutup cerita yang biasanya berisi kesimpulan, interpretasi akhir, atau amanat dari rangkaian peristiwa yang dialami tokoh.

Contoh Teks Eksemplum

Terkilir

Minggu kemarin, aku mengalami kejadian buruk. Saat itu aku sedang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler basket di lapangan dekat sekolah.

Sebelum kegiatan dimulai, kami melakukan pemanasan. Kami berlari mengelilingi lapangan untuk menguatkan kaki. Aku berlari beriringan dengan temanku, Raka sambil mengobrol dan bercanda. Tapi karena ceroboh, aku terjatuh dan pergelangan kakiku terkilir. Guru pelatih kami, Pak Riko dan teman-temanku segera menolongku. Pak Riko mengantarkanku pulang ke rumah. Pak Riko mengatakan padaku bahwa untuk sementara waktu aku tidak perlu mengikuti kegiatan ekstrakurikuler hingga kakiku benar-benar sembuh.

Sejak saat itu aku selalu berhati-hati saat berolahraga agar aku tidak melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kalinya yang pada akhirnya akan melukai diriku sendiri atau bahkan orang lain.


Latihan soal terkait materi teks eksemplum:

Kamis, 02 Februari 2017

Teks Eksplanasi: Pengertian, Struktur Teks, dan Contoh

Pengertian

Teks eksplanasi merupakan perluasan pernyataan faktual untuk mengetahui alasan dan jalannya sebuah peristiwa.

Struktur Teks

  • Bagian PERNYATAAN UMUM merupakan pembuka teks eksplanasi
  • Bagian DERETAN PENJELASAN merupakan isi teks eksplanasi
  • Bagian INTERPRETASI merupakan penutup bagian teks eksplanasi yang boleh ada atau tidak ada (bersifat opsional)

Contoh Teks Eksplanasi

Gempa Bumi
Gempa bumi adalah goncangan yang mengguncang suatu daerah mulai dari tingkat rendah sampai tingkat tinggi yang membahayakan. Gempa dengan skala tinggi dapat meluluhlantakan apa-apa yang ada di permukaan bumi.
Gempa bumi terjadi pada retakan dalam kerak bumi yang disebut patahan. Patahan terbentuk karena batuan rapuh dan pecah yang disebabkan oleh tekanan besar yang mendesaknya. Tekanan yang timbul di daerah kerak ini disebabkan oleh pergerakan perlahan-lahan lempeng bumi. Gempa bumi terjadi ketika tekanan semakin meningkat di daerah batuan sampai pada tingkat tertentu sehingga terjadi pergerakan mendadak. Pergerakan mendadak ini dapat menciptakan patahan baru ketika batuan pecah pada titik terlemah, atau pergerakan menyebabkan batuan tergelincir di sepanjang patahan yang ada. Ketika ini terjadi, sejumlah besar energi dilepaskan bersamaan dengan dilepasnya tekanan. Energi yang dilepaskan menyebabkan batuan di sekitarnya bergetar, sehingga terjadi gempa bumi.
Gempa selalu menyebabkan kerusakan besar bagi manusia. Tetapi, kamu tidak perlu khawatir karena tidak semua gempa dapat menyebabkan kerusakan yang besar. Kerusakan yang paling besar terjadi ketika terjadi gempa bumi dengan skala tinggi.
---

Keterangan:
  • Paragraf 1 merupakan bagian pernyataan umum
  • Paragraf 2 merupakan bagian deretan penjelasan
  • Paragraf 3 merupakan bagian interpretasi